Rabu, 22 Maret 2017

Batfish, Ikan yang Memiliki Bibir Merah Seksi

Amazing Sphere - Batfish, Ikan yang Memiliki Bibir Merah Seksi

Melihat penampilan ikan yang satu ini, mungkin Anda akan tersenyum geli. Ikan ini memang unik, lain daripada yang lain. Ia memiliki ciri khas yang hampir tidak dijumpai oleh ikan-ikan lainnya. Sebut saja nama ikan ini adalah ikan Batfish, ikan berbibir merah.

Ikan Batfish memiliki nama latin yang mewarisi nama Charles Darwin, yaitu Ogcocephalus darwini. Ia merupakan sejenis ikan yang tidak biasa. Ia adalah jenis ikan anglerfish, jenis yang sama juga seperti ikan Marlin dan Dory yang ada pada karakter film Finding Nemo. Namun, ia tidak memiliki mulut berduri yang menakutkan, tetapi bibir merah yang nampak cemberut.

Baca Juga:

Meskipun bibir merahnya nampak cemberut, namun itu yang membuatnya menjadi unik. Ikan Batfish memiliki bibir merah yang seksi, yang mungkin bertujuan untuk mengelabui predatornya. Tapi menurut saya, penampilannya jadi terlihat lucu.

Batfish, Ikan yang Memiliki Bibir Merah Seksi

Ikan ini ditemukan di perairan dalam Samudra Pasifik di sekitar Kepulauan Galapagos dan lepas pantai Peru. Ikan ini memiliki tubuh yang agak pipih. Seperti kelelawar dengan sayapnya yang melebar. Mungkin karena itulah ia diberi nama Batfish. Meskipun ikan Batfish ini berbibir merah dan nampak lucu, ternyata ia juga adalah ikan perenang yang buruk. Dan juga, ia lebih menyukai menjelajah kikuk di dasar laut untuk mencari makanan menggunakan sirip dada yang seharusnya digunakan untuk berenang. Hmm.. aneh juga.

Batfish, Ikan yang Memiliki Bibir Merah Seksi

Batfish, Ikan yang Memiliki Bibir Merah Seksi

Batfish, Ikan yang Memiliki Bibir Merah Seksi

Ketika ikan Batfish mencapai kematangan, sirip punggungnya menjadi seperti jari yang keluar dari bagian atas kepala, yang menurut ahli biologi kelautan digunakan sebagai alat memikat mangsa. Namun, para ahli biologi masih belum yakin apa kegunaan bibir merahnya yang nampak murung itu, tapi sudah tentu bibir merah seperti ini sangat menggoda bagi laki-laki. Apakah memang demikian tujuan mereka?

Sumber Bacaan

Senin, 06 Maret 2017

Keindahan Velká Amerika, Grand Canyon dari Republik Ceko

Amazing Sphere - Keindahan Velká Amerika, Grand Canyon dari Republik Ceko

Velká Amerika atau Great America, adalah sebuah tambang batu kapur yang ditinggalkan, terletak di dekat desa Morina, di pusat wilayah Bohemian dari Republik Ceko, hanya beberapa kilometer dari Praha.

Bekas tambang tersebut menyerupai parit yang memanjang dan sebagian dibanjiri oleh air menjadikannya sebuah tempat paling fotogenik "alami" menjadi daya tarik negara yang akan mengundang banyak aktivitas manusia. Ceko menyebutnya sebagai Grand Canyon dari Republik Ceko.

Baca Juga:

Memang, pemandangannya yang indah jika dilihat dari atas akan menarik banyak perhatian pengunjung yang ingin menikmati pemandangan alam alami dan sangat cocok bagi yang hobi berselfie. Tempat ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata Anda.

Keindahan Velká Amerika, Grand Canyon dari Republik Ceko

Kegiatan penggalian tambang dimulai di wilayah ini pada akhir abad ke-19 dalam menanggapi permintaan yang besar untuk batu. Batu kapur digunakan antara lain sangat utama di bidang industri, menyaring gula dari bit gula, pada tungku ledakan untuk memproduksi besi dan dalam pembuatan kaca.

Kegiatan pertambangan meningkat lagi setelah Perang Dunia pertama, dan pertambangan di Morina menjadi lebih dalam dan semakin panjang, hingga pada akhirnya Velká amerika menjadi terus mendalam sepanjang 800 meter dan kedalaman 100 meter pada lanskap. Setelah operasi pertambangan berhenti pada tahun 1963, air hujan pun membanjiri lubang dan membentuk sebuah danau di bagian bawahnya. Menjadikannya sebuah tempat yang justru lebih indah.

Keindahan Velká Amerika, Grand Canyon dari Republik Ceko

Keindahan Velká Amerika, Grand Canyon dari Republik Ceko

Keindahan Velká Amerika, Grand Canyon dari Republik Ceko

Keindahan Velká Amerika, Grand Canyon dari Republik Ceko

Luar biasa!

Sumber Bacaan

Minggu, 26 Februari 2017

Lungfish, Ikan Ajaib yang Dapat Hidup Lama di Darat

Amazing Sphere - Lungfish, Ikan Ajaib yang Dapat Hidup Lama di Darat

Lungfish (Protopterus aethiopicus), juga dikenal sebagai ikan salamander, adalah jenis ikan air tawar terkenal karena kemampuannya untuk hidup di darat, tanpa air, selama berbulan-bulan, dan terkadang bahkan bertahun-tahun.

Seperti namanya, Lungfish memiliki sistem pernapasan yang sangat berkembang yang dapat mengambil oksigen langsung dari udara, seperti yang hewan darat lakukan. Bahkan, beberapa spesies Lungfish dikarenakan terlalu lama menghirup udara, secara perlahan-lahan mereka kehilangan fungsi insang mereka setelah dewasa. Sehingga, meski mereka masih dapat hidup di air, mereka harus secara teratur datang ke permukaan untuk menghirup udara. Ikan ini bahkan bisa tenggelam jika mereka berada di bawah air untuk waktu yang lama.

Baca Juga:

Lungfish memiliki tubuh memanjang, seperti belut, dengan dada seperti benang dan sirip perut yang mereka gunakan untuk berenang dan merangkak di sepanjang bagian dasar air. Mereka umumnya menghuni perairan dangkal, seperti rawa-rawa, tetapi mereka juga ditemukan di danau yang lebih besar.

Lungfish, Ikan Ajaib yang Dapat Hidup Lama di Darat

Ketika ada air, Lungfish berperilaku seperti ikan lainnya, berenang di perairan dan makan ikan kecil serta krustasea di bagian bawah kolam dan sungai. Tetapi ketika musim kemarau datang, ikan ini akan berenang jauh ke lumpur, menggali untuk membuat jalan dengan mengambil lumpur ke dalam mulutnya dan memaksanya keluar melalui insang. Setelah ikan ini mencapai kedalaman yang menurutnya nyaman, ia akan berhenti menggali dan mengeluarkan semacam lendir yang keluar dari kulitnya, kemudian lendir akan mengeras membentuk kepompong pelindung di sekitar tubuhnya. Hanya bagian mulut saja yang dibiarkan terbuka untuk bernapas.

Lungfish, Ikan Ajaib yang Dapat Hidup Lama di Darat

Cara ini ia gunakan untuk hibernasi panjang. Lungfish akan sangat mengurangi metabolisme dan hidup dari jaringan otot di ekornya.

Setelah air kembali datang dan melembutkan lumpur, Lungfish akan meloloskan diri dari liangnya. Beberapa laporan mengklaim bahwa ikan ini dapat tinggal di bawah tanah lumpur kering selama empat tahun. Amazing!

Lungfish, Ikan Ajaib yang Dapat Hidup Lama di Darat

Lungfish hanya dapat Anda temukan di Afrika, Amerika Selatan dan Australia. Di Afrika, ikan ini menjadi santapan oleh penduduk setempat, yang mana mereka sering menggali ikan ini dari tanah kering. Ikan ini dikatakan memiliki rasa yang kuat, oleh karena itu tidak semua orang menyukainya.

Lihat serunya video perburuan sejenis ikan ini dibawah:



Sumber Bacaan

Minggu, 12 Februari 2017

Holloway, Rute Jalur Cekung Kuno Agak Seram di Eropa

Amazing Sphere - Holloway, Rute Jalur Cekung Kuno Agak Seram di Eropa

Sebuah jalur rute yang tampil seperti parit besar yang dikeruk di atas tanah atau terowongan yang dibersihkan melalui hutan yang merupakan rute jalur kuno ini disebut Holloways atau jalur cekung yang ditemukan di seluruh pedesaan di Eropa.

Pada awalnya, jalur ini bukanlah tanah yang cekung, hanya tanah datar biasa, namun selama berabad-abad, setelah sering dilalui oleh jutaan kaki orang yang melewatinya dalam menempuh perjalanan, rute ini pun lama-lama menjadi terkikis dan menciptakan jalur parit yang amat dalam dengan pemandangan alam sekitarnya, dan seolah diapit tembok tanah disebelah kanan dan kiri.

Baca Juga:

Holloway, Rute Jalur Cekung Kuno Agak Seram di Eropa

Karena bentuknya yang memang seperti parit besar, jalan raya kuno ini pun tidak sedikit menjadi saluran air sementara saat musim hujan, yang pada akhirnya membuatnya menjadi jauh lebih dalam dan semakin melebar membentuk lanskap permanen. Yang terlihat mirip seperti ngarai.

Holloways hanya ditemukan di daerah-daerah di mana memiliki tanah yang lunak, seperti kapur dan batu pasir yang ada di kabupaten Inggris selatan, misalnya. Daerah dari Dorset, khususnya.

Holloway, Rute Jalur Cekung Kuno Agak Seram di Eropa

Holloway, Rute Jalur Cekung Kuno Agak Seram di Eropa

Holloway juga terbentuk dalam satu atau dua dekade yang lalu, seperti bukti yang terlihat dari jejak orang-orang kuno di sepanjang Oregon yang lelah berpindah tempat dengan gerobak mereka yang melintasi Amerika Utara melewati Eropa kuno yang beberapa diantaranya merujuk ke masa jaman Romawi dan jaman Besi. Sementara jalur cekung lainnya masih terlihat baru, hanya beberapa ratus tahun yang lalu usianya.

Holloway, Rute Jalur Cekung Kuno Agak Seram di Eropa

Holloway, Rute Jalur Cekung Kuno Agak Seram di Eropa

Selama Perang Dunia Kedua, beberapa jalur parit ini terbentuk secara alami, bukan terbentuk karena jejak manusia yang melewatinya, tapi sudah ada karena alam yang membentuknya. Jalur ini diantaranya seperti Sunken Lane di Beaumont Hamel, Prancis, yang digunakan sebagai tempat penampungan atau poin pertahanan yang kuat. Kebanyakan Holloways terlalu sempit untuk digunakan dimasa kini, namun ada juga yang digunakan untuk lalu lintas pejalan kaki dan beberapa yang cukup lebar bisa dilewati oleh satu kendaraan masih digunakan sampai sekarang.

Satu hal yang pasti, melewati jalur cekung ini sendirian, pastinya akan terasa menakutkan. Apalagi jika di malam hari. Tapi, untuk jalan-jalan berwisata bareng, tempat seperti ini juga bagus untuk dikunjungi.

Sumber Bacaan

Senin, 25 Januari 2016

Mengenal Lebah Lebih Dekat di Museum Lebah Spanyol

Amazing Sphere - Mengenal Lebah Lebih Dekat di Museum Lebah Spanyol

Pada umumnya semua orang takut pada lebah, mungkin hanya orang-orang tertentu saja yang sudah profesional yang tidak takut. Seperti pawang lebah misalnya. Pada dasarnya, lebah tidak akan pernah menyengat kita, jika kita tidak mengganggu mereka. Hanya saja, tidak mengerti tentang kesalahpahaman, sensitif dan mudah marah. Sehingga, banyak orang yang takut jika berdekatan dengan lebah, apalagi ada sejenis lebah tertentu yang sengatannya sangat menyakitkan.

Namun, jika Anda seseorang yang ingin mempelajari tentang lebah, hanya saja takut disengat, maka tempat yang harus Anda kunjungi adalah museum lebah Poyales del Hoyo di Spanyol.

Baca Juga:

Museum lebah Poyales del Hoyo di Spanyol, memberikan kesempatan unik bagi para pengunjungnya untuk tetap merasa aman melihat serangga ini melakukan aktifitas di sarangnya. Museum ini memiliki enam sarang lebah raksasa yang menggantung di langit-langit dan tertutup dalam kaca, sehingga memberi rasa nyaman kepada pengunjung untuk melihatnya dari jarak dekat tanpa risiko terkena sengat.

Mengenal Lebah Lebih Dekat di Museum Lebah Spanyol

Awal mula didirikannya Museum Lebah ini bermula ketika seorang mahasiswa yang bernama Gerardo Gonzalez Perez, mendirikan sarang lebah pertama lebih dari 34 tahun yang lalu. Saat itu peternakan lebah sedang populer dan menjadi aktifitas utamanya. Dia memberikan pembicaraan dan kuliah di sekolah-sekolah serta perguruan tinggi di seluruh geografi Spanyol dan memberikan kursus tentang lebah untuk amatir.

Pada tahun 1997, setelah 20 tahun bekerja dan penelitian, akhirnya ia menciptakan Museum Lebah untuk menyampaikan pengetahuan dan mencoba untuk meningkatkan persepsi dunia lebah di mata masyarakat. Sejak dibukanya museum ini, ribuan orang telah mengunjungi fasilitas ini, di mana mereka memiliki kesempatan untuk belajar tentang kehidupan lebah sebagai polinator, bagaimana mereka bekerja, dasar-dasar peternakan lebah, dan lain-lain. Gerardo Gonzalez Perez pun kini menjadi direktur museum tersebut.

Mengenal Lebah Lebih Dekat di Museum Lebah Spanyol

Mengenal Lebah Lebih Dekat di Museum Lebah Spanyol

Mengenal Lebah Lebih Dekat di Museum Lebah Spanyol

Mengenal Lebah Lebih Dekat di Museum Lebah Spanyol

Mengenal Lebah Lebih Dekat di Museum Lebah Spanyol

Di museum lebah ini Anda bisa menikmati dan belajar tentang lebah dari jarak dekat, melihat sarangnya yang bergelantungan tanpa takut tersengat oleh mereka. Cocok untuk salah satu tujuan studi tour Anda.

Sumber Bacaan