Tampilkan postingan dengan label Amazing People. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amazing People. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juni 2021

Jembatan Waterloo Di London Ini Dibangun Oleh Wanita

Amazing Sphere - Jembatan Waterloo Di London Ini Dibangun Oleh Wanita

Ketika Jembatan Waterloo di atas Sungai Thames dibuka pada bulan Desember 1945, Wakil Perdana Menteri, Herbert Morrison berbicara pada peresmiannya:

“Orang-orang yang membangun Jembatan Waterloo adalah orang-orang yang beruntung. Mereka tahu bahwa meskipun nama mereka mungkin terlupakan, karya mereka akan menjadi kebanggaan dan kegunaan bagi London selama beberapa generasi yang akan datang.”

Baca Juga:

Jembatan Waterloo Di London Ini Dibangun Oleh Wanita
Jembatan Waterloo, London
---------

Meskipun bermaksud baik, apa yang Morrison gagal akui adalah bahwa sejumlah besar pekerja yang membangun jembatan itu sebenarnya adalah perempuan.

Jembatan Waterloo dianggap sebagai salah satu jembatan terbaik di London. Berlokasi strategis di sebuah tikungan di sungai, jembatan ini memungkinkan pemandangan Westminster, South Bank dan London Eye di barat, dan Kota London serta Canary Wharf di sebelah timur. Meskipun namanya memperingati kemenangan Inggris atas Prancis dalam Pertempuran Waterloo, hingga hari ini jembatan itu dalam bahasa sehari-harinya disebut sebagai "jembatan wanita".



Jembatan Waterloo asli, awalnya dikenal sebagai Jembatan Strand, dibangun antara tahun 1811 dan 1817. Itu adalah jembatan granit dengan sembilan lengkungan yang dipisahkan oleh kolom batu Doric ganda, dan panjangnya hampir 2.500 kaki.

Jembatan ini berfungsi dengan baik selama lebih dari seratus tahun, tetapi mungkin karena peningkatan volume lalu lintas yang melintasi jembatan, salah satu dermaga menetap di dasar sungai yang menyebabkan jembatan tenggelam di ujung Strand. Pada 1930-an, Dewan Kabupaten London memutuskan untuk menghancurkan jembatan dan menggantinya dengan struktur baru yang dirancang oleh Sir Giles Gilbert Scott.

Pada saat perang pecah tahun 1939, sebagian besar jembatan sudah selesai dibangun. Tapi kemudian, para pria dipanggil untuk berperang dan posisi yang mereka kosongkan diisi oleh wanita. Dari 500 pria yang diketahui telah bekerja di jembatan pada tahun 1939, jumlahnya berkurang menjadi hanya 50 pada tahun 1941. Sulit untuk memperkirakan berapa proporsi tenaga kerja wanita, tetapi menurut Women's Engineering Society yang berbasis di Inggris, sekitar 350 wanita mungkin pernah bekerja di Jembatan Waterloo. Luar biasa!
Jembatan Waterloo Di London Ini Dibangun Oleh Wanita
Jembatan Waterloo Di London Ini Dibangun Oleh Wanita
Jembatan Waterloo Di London Ini Dibangun Oleh Wanita
Gambar atas: para pekerja wanita pembangun Jembatan Waterloo
---------


Ada sedikit catatan tertulis tentang para wanita yang membantu membangun jembatan ini. Sejak kontraktor bangunan Peter Lind & Company melikuidasi asetnya pada tahun 1980-an, catatan pekerjaan perusahaan telah lenyap. Namun berkat upaya investigasi sejarawan Christine Wall, kita sekarang memiliki beberapa foto. (seperti yang terlihat di gambar atas)

Christine Wall juga bekerja sama dengan pembuat film Karen Livesey dan membuat film dokumenter berjudul The Ladies Bridge, yang mengeksplorasi kisah-kisah para wanita yang bekerja di Jembatan Waterloo dan merekam secara langsung pengalaman berbagai pekerja wanita di masa perang.

Salut buat para wanita dimasa itu, kalian Amazing!

Sumber Bacaan dan Gambar

Sabtu, 07 Juni 2014

Karya Seni Yang Tercipta Dari Sampah Di Pantai

Amazing Sphere - Sampah adalah masalah paling serius yang dihadapi oleh planet kita. Hampir setiap hari selalu saja ada orang yang membuang sampah sembarangan. Meskipun sudah ada himbauan kepada mereka tentang bahaya sampah. Namun tetap saja dijumpai sampah-sampah yang berserakan dimana-mana. Di darat, di laut, di sungai, ataupun di tepi pantai.

Dilatar belakangi permasalahan sampah ini, seorang guru asal Oregon yang bernama Angela Haseltine Pozzi memiliki sebuah ide yang cemerlang dalam menanggulangi masalah sampah ini. Dengan mengajak para seniman di Oregon, dia memimpin sebuah proyek yang ia sebut "Washed Ashore". Proyek ini adalah yang mana memanfaatkan sampah yang ditemukan di pantai lalu mengubahnya menjadi karya seni yang menakjubkan. Sampah-sampah itu ia kumpulkan dari pantai, seperti cangkir styrofoam, botol air mineral, sepatu, Friesbess serta ratusan sampah-sampah lainnya. Sampah-sampah itu kemudian akan dibentuk menjadi patung-patung raksasa hewan-hewan laut yang banyak menjadi korban akibat adanya sampah-sampah ini.

seni sampah

seni sampah2


seni sampah3

seni sampah4

seni sampah5

seni sampah6

Ide ini bermula ketika Angela melihat tumpukan sampah yang terdampar di pantai dekat rumahnya di kota Bandon, Oregon. Hatinya tergerak untuk membantu mengatasi sampah-sampah itu. Hingga akhirnya ia pun mengajak anggota masyarakat untuk turut serta memberikan bantuannya membersihkan pantai.

seni sampah7

Selama tiga tahun terakhir ini, Angela dan kawan-kawannya telah berhasil mengumpulkan lebih dari 11 ton sampah yang berasal dari pantai Pasifik serta mengadakan sebuah pameran di Kebun Binatang San Fransisco. Dalam pameran itu, ia menampilkan karya-karya seni sampahnya yang berbentuk patung-patung, seperti singa laut, tulang rusuk paus, kura-kura laut dan lain-lain, semuanya terbuat dari berbagai macam benda-benda sampah di pantai.

seni sampah8

seni sampah9

seni sampah10

Salut untuk Angela dan kawan-kawan, semoga semangatmu menginspirasi banyak orang di dunia ini, apalagi mereka yang berprofesi sebagai seniman.




Sumber: Amusing Planet, SFZoo. Gambar: Washed Ashore